Wali Kota Banjar: Pentingnya Puspaga untuk Tingkatkan Kualitas Keluarga
10 June 2021
BAGIKAN :        
Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Pengembangan Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga di ruang Gunungsangkur Setda kota Banjar, Kamis (10/06/21). Istimewa for radartasik.com
radartasik.com, BANJAR - Banyaknya kasus kekerasan, perkawinan anak, pekerja anak, dan lainnya, tak lain dari akibat pengasuhan yang salah di dalam keluarga. Baik oleh orangtua maupun keluarga pengganti.

Terlebih pandemi Covid-19 saat ini, banyak anak yang orang tuanya kehilangan pekerjaan. 

Bahkan ada yang harus kehilangan orangtua akibat terpapar corona, sehingga anak memerlukan pengasuhan alternatif.

"Disinilah pentingnya peran Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga)," kata Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih kepada wartawan, Kamis (10/06/21), seusai advokasi Kebijakan dan Pendampingan Pengembangan Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga di ruang Gunungsangkur Setda kota Banjar. 

Ade menjelaskan, Puspaga merupakan tempat pembelajaran yang memberikan layanan pendampingan. Berupa edukasi, informasi, konseling dan sosialisasi.

"Keluarga merupakan pengasuh pertama dan utama. Memiliki peran penting membangun pondasi, dalam mengembangkan karakter dan budi pekerti anak melalui pengasuhan berbasis hak anak," jelasnya. 

Lanjut Ade, dengan adanya Puspaga diharapkan kondisi keluarga yang sebelumnya penuh masalah, bisa berubah menjadi lebih baik.

Tentu, upaya ini juga turut mendongkrak capaian kota layak anak, mengingat Puspaga menjadi indikator Kota Layak Anak (KLA). 

"Keberadaan Puspaga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keluarga. Sehingga tidak ada lagi perkawinan anak, kekerasan, tidak ada pekerja anak. Melainkan harus memenuhi hak-hak anak," ujarnya. 

(anto sugiarto/radartasik.com)

BAGIKAN :        

Komentar