Tabrakan Diri ke Kereta, Diduga setelah Menghabisi Istri
25 November 2021
BAGIKAN :        

Anggota Polisi saat mengevakuasi mayat yang diduga JS usai menabrakkan diri ke kreta api di Dusun Piyak, Desa Sembung, Kecamatan Perak Kabupaten Jombang. (istimewa fot radar gersik)
Radartasik.com – Diduga usai menghabisi nyawa sang istri, Triyana dan menganiaya anaknya Zada Talitha, JS warga Desa Bambe Kecamatan Driyorejo, ditemukan tewas di Jombang. JS diduga menabrakkan diri sewaktu Kereta Api (KA) Jayakarta melaju dari arah Surabaya ke Pasar Senen Jakarta yang melintas di Dusun Piyak, Desa Sembung Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Informasi yang dihimpun, JS berjalan kaki dari arah utara menuju ke selatan melintasi jalur rel kereta api KM 89 +570 di Dusun Piyak. Aksi itu dilakukan JS pada saat petugas Jalur Lintasan 79 telah menutup palang pintu karena akan melintas kereta api Jayakarta 253C nomor loko cc. 2061312 dengan masinis Suko Wigeno nipp 61708 jurusan Surabaya–Pasar Senen Jakarta dari arah timur ke barat.

Sewaktu kereta api melintas, JS menghadang sehingga tertabrak Kereta Api Jayakarta. JS terpental dan meninggal dunia. Selanjutnya jenazahnya dibawa ke RSUD Jombang.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro saat dikonfirmasi terkait hal tersebut belum bisa memastikan apakah JS yang didiuga sebagai pelaku pembunuhan istrinya itu. “Masih dicek info tersebut, ” ujarnya singkat.

Informasi yang masuk di Radar Gresik, kini pihak keluarga sedang menjemput JS yang terabrak kreta di kamar jenazah RSUD Jombang.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Bambe Kecamatan Driyorejo digegerkan penemuan mayat seorang perempuan di dalam kamar rumahnya, Rabu (24/10) pukul 07.30 wib. Korban diduga dibunuh oleh suaminya sendiri.

Dari informasi yang dihimpun diketahui korban meninggal bernama Triyana (52) dan anak korban yang mengalami luka–luka. Zada masih dirawat di RS Ibnu Sina Gresik. (yud/han)

Page :

TAGS
BAGIKAN :        

Komentar