Setelah Minyak Goreng dan Telur, Kini Harga Kedelai Mulai Naik
14 January 2022
BAGIKAN :        

Nurhasan, pelaku usaha tempe di Kampung Tempe Jalan Tenggilis Kauman, Surabaya. Mereka berharap harga kedelai tidak melangit seperti tahun lalu. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)
Radartasik.com – Setelah harga minyak goreng dan telur ayam yang sempat mengalami kenaikan, kini giliran kacang kedelai. Di Jakarta, harga 1 kilogram kedelai sempat mencapai Rp 12 ribu. Sedangkan di Surabaya harganya naik 500 rupiah dari sebelumnya Rp 10 ribu per kilogram.

Nurhasan, pengusaha olahan kedelai di kampung tempe, mengaku kenaikan harga di Jakarta sudah terdengar oleh pengusaha di Surabaya. Meski begitu, harga kedelai impor per kilogramnya tak mengalami kenaikan signifikan.

”Kalau naik sih naik. Cuma 500 perak. Awalnya Rp 9.000–10.000. Tahun baru ini jadi Rp 10.500 saja,’’ ujarnya kemarin (13/1) di Kampung Tempe Jalan Tenggilis Kauman, Surabaya.

Pria yang memulai usaha sejak 1972 itu mengaku kenaikan tahun ini tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Khususnya pada 2021 yang sempat membuat olahan kedelai tempe mengalami kelangkaan. 

”Kalau tahun ini, semoga enggak naik drastis. Tapi, saya yakin naiknya juga tidak lebih dari 500 perak,’’ ujarnya.

Dia berharap agar pemerintah terus memonitor harga kedelai. Menurut dia, langkah-langkah preventif tetap perlu dilakukan agar harga kedelai tetap terjangkau. ”Ya, harapannya cuma itu. Jangan sampai seperti tahun lalu,’’ tegasnya.

Hal itu, menurut dia, disebabkan stok di distributor aman. ”Kemarin dapat info stok masih aman. Khususnya yang impor ya,’’ imbuhnya. (jpg/try)

Page :

TAGS
BAGIKAN :        

Komentar