Sawah Tadah Hujan Disulap Jadi Lahan Produktif
15 September 2021
BAGIKAN :        
Petani tampak saat memanem buah melon, Selasa (14/09/21). Istimewa for radartasik.com
radartasik.com, BANJAR - Memanfaatkan sawah tadah hujan sebagai lahan produktif terus digalakkan para petani. 

Khususnya para petani di Dusun Sindang Galih Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar. 

Warga Desa Rejasar yang terjun jadi petani buah, H Tato, mengaku melihat potensi tersebut sebagai peluang, terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini. 



"Sebenarnya ini dampak PPKM, dari situ saya punya inisiatif untuk tanam buah melon. Potensi pasar sudah jelas dan disukai masyarakat. Cuma yang nanam belum ada," kata dia kepada radartasik.com, Selasa (14/09/21). 

Diakuinya, dirinya pun tidak memiliki ilmu menanam buah melon, namun berkat belajar dari rekannya, yang pernah jadi petani buah. 

Hingga akhirnya kini mendapatkan hasil bisa panen perdana buah melon di Kota Banjar. Dengan memanfaatkan lahan tadah hujan jadi produktif.

"Ya ini panen perdana buah melon. Terlebih di Langensari memiliki misi jadi wisata agro. Kita juga dukung hal itu agar bisa terwujud," jelasnya. 

Menurut dia, awalnya menanam sebanyak 20 ribu bibit pohon di luas lahan hampir 4 hektar lahan tadah hujan milik para petani. Dan bisa menghasilkan sebanyak 5 ton buah melon. 

Namun saat ini yang sudah dipanen baru dapat 1 ton untuk dijual ke masyarakat dengan harga Rp10 ribu per kilogramnya. 

Saat ini sedang lagi melakukan penelitian, jual buah melon dapat keuntungan berapa dari 20 ribu pohon yang ditanam. Selain melon, juga ditanami buah semangka. 

"Kalau sangat menjanjikan, saya izin ke Camat Langensari, agar sawah yang tidak produktif akan saya tanami semua dengan bibit buah melon," tegasnya. 

Kata dia, meski baru perdana panen buah melon, namun kedepannya akan terus dilakukan.

Terpisah, Kepala Desa Rejasari, Subur Waluyo menambahkan, kebetulan di Desa Rejasari ada program memanfaatkan sawah tadah hujan jadi lahan produktif. 

"Pernah dilakukan percobaan ditanam buah beberapa petak sawah beberapa kali namun gagal," ucapnya.

Kata dia, dengan adanya tanaman buah melon mudah-mudahan petani bisa berpikir secara positif. Jangan hanya mau panen 1 tahun sekali. 

Tapi dengan menanam buah melon, bisa panen dalam waktu 60 hari dan dalam setahun bisa beberapa kali panen jika konsisten. 

"Tentunya nanti bisa menjadi tempat wisata buah di Langensari, khususnya di Desa Rejasari," ujarnya. 

(anto sugiarto/radartasik.com)

BAGIKAN :        

Komentar