Puluhan Siswa SMK Pertanian Positif Covid-19 saat PKL di Lembang
30 April 2021
Evakuasi siswa SMK Pertanian dari Kabupaten Indramayu untuk menjalani karantina. Foto: Jabar Ekspres
BANDUNG – Sebanyak 51 siswa SMK Pertanian dari Kabupaten Indramayu dinyatakan positif Covid-19, saat PKL di tempat wisata La Fresa, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Dari data Puskesmas Jayagiri pada Kamis (29/4/2021), selain puluhan siswa SMK, mereka yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 adalah karyawan La Fresa.

Berdasarkan informasi, awal terpaparnya siswa dan karyawan di tempat tersebut diketahui setelah seorang siswa mengeluhkan demam selama tujuh hari disertai flu dan anosmia.

“Tanggal 16 April itu seorang siswa berobat ke Puskesmas Jayagiri. Lalu dilakukan pemeriksaan swab PCR. Tanggal 21 April keluar hasil positif,” ujar Kepala Puskesmas Jayagiri, Lembang, Yaniar Ratnadewi seperti dikutip dari jabarekspress.com.

Usai keluarnya hasil swab tersebut, ungkap Yaniar, pihaknya kemudian melakukan tracing untuk mengetahui penyebaran kasusnya, ternyata ada sebanyak 18 orang siswa PKL yang ngontrak di rumah penduduk. Pihaknya lalu melakukan swab tes lagi pada 13 orang siswa yang masih ada di lokasi tersebut.

“23 April kita swab tes pada 13 orang siswa yang masih ada di tempat kos. Karena 5 orang siswa lainnya ternyata sudah dijemput orang tuanya dari Indramayu. Padahal mereka juga menunjukkan gejala terindikasi Covid-19,” bebernya.

Hasilnya dari 13 orang siswa yang di swab tes ada 12 siswa yang positif dan 1 orang negatif. Tanpa sepengetahuan puskesmas dan La Fresa, mereka pulang ke Indramayu mengunakan mobil travel.

Lalu pada 26 April dilakukan lagi pemeriksaan swab PCR kepada pegawai La Fresa dan 30 orang siswa PKL dengan jumlah seluruhnya sebanyak 146 orang.

“Tanggal 29 April keluar hasil 33 staf La Fresa dan 5 orang siswa PKL positif Covid-19. Karena mess La Fresa tidak cukup untuk isolasi mandiri, akhirnya 5 siswa dan 3 orang staf dievakuasi ke Secapa AD,” pungkasnya. (je/red)


Komentar