Pantai Karangnini, Objek Wisata Tertua di Pangandaran, Idola Wisatawan Perbatasan
25 March 2021
Objek wisata Pantai Karangnini Kabupaten Pangandaran.
Di Kabupaten Pangandaran, tidak bakal kehabisan tempat wisata yang mempesona. Bahkan warga Jawa Tengah pun, memiliki satu objek wisata favorit tersendiri di Pangandaran, yakni Pantai Karangnini. 

Pantai Karangnini terletak di Desa Kecamatan Kalipucang, yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah dan berada dalam pengelolaan Perum Perhutani. 

Salah seorang pengelola Karangnini Sudarmin mengatakan, Objek Wisata Karangnini dibuka sejak tahun 1985. 

Karangnini pun menjadi salah satu objek wisata tertua di Kabupaten Pangandaran. ”Saya sendiri bekerja di sini sejak tahun 89 lalu,” jelasnya kepada Radar beberapa waktu lalu.


Awalnya, Karangnini hanya sebuah hutan produksi dan kawasan konservasi. Kemudian potensi wisatanya tercium oleh Perum Perhutani.



”Lalu diresmikanlah objek wisata Karangnini sampai sekarang masih eksis walau pengunjungnya tidak seramai Pangandaran,” ujarnya. 

Kata Sudarmin, harga tiket masuk ke objek wisata Karangnini Rp10.000 per orang. Itu jika di akhir pekan. 

"Kalau hari-hari biasa, Rp 7.500 per orang. Biasa ramainya pada hari libur panjang saja,” jelasnya.

Untuk masuk ke kawasan wisata Karangnini, kita harus menempuh jarak sekitar 2 kilometer dari pintu masuk. 

”Wisatawan dapat menikmati sejuknya pepohonan seperti jati, mahoni, angsana dan lain-lain,” terangnya. 

Namun untuk akses menuju lokasi wisata Karangnini, tidak terlalu bagus, sebagian masih ada yang mengalami kerusakan. 

”Sebagian sudah diperbaiki, namun sebagian lagi masih dibiarkan rusak,” terangnya. 
Menurutnya, Pantai Karangnini tidak bisa digunakan untuk berenang, karena banyak ditumbuhi karang.


”Seperti halnya Karapyak yang kebanyakan adalah karang, di sini juga tidak bisa digunakan untuk berenang,” jelasnya. 

Karangnini hanya bisa digunakan untuk selfie. Oleh karena itu di sana banyak dibuatkan bangku dan ayunan. 

”Banyak warga di sini yang menyempatkan diri untuk memancing disini,” katanya.

Menurutnya, kebanyakan pengunjung merupakan warga Jawa Tengah, karena Karangnini merupakan perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. ”Ke Karapyak juga banyaknya dari Jawa Tengah,” jelasnya.

Bahkan setiap akhir semester banyak sekolah dari Jawa Tengah yang sengaja berlibur ke Karangnini. 

”Ada yang kemping dan sekadar main ke Pantai Karangnini,” terangnya.(den/radartasik.com)

Komentar