Maling Domba di Bojongasih Tasik, Disembelih di Kandang, Dagingnya Diambil, Tulang & Kulit Dibiarkan Berserakan
04 May 2021
Polsek bersama Koramil Bantarkalong mengecek ke lokasi pencurian domba dengan cara disembelih di Desa Bojongasih Kecamatan Bantarkalong, Senin (3/5/2021). ISTIMEWA
BANTARKALONG – Pencurian hewan ternak dengan cara disembelih di lokasi dan hanya diambil dagingnya saja kembali terjadi di Kabupaten Tasikmalaya. Aksi itu pun cukup menyita perhatian maysarakat dan ketakutan bagi para pemilik ternak.

Sebelumnya, aksi pencurian dengan pemotongan hewan di lokasi terjadi di Kecamatan Taraju. Di mana, kerbau warga disembelih dan diambil dagingnya saja, sedangkan bagian kepalanya ditinggalkan di sekitar kandang.

Kali ini, kasus serupa pun terjadi di Kampung Madur Desa Bojongasih Kecamatan Bantarkalong. Namun, untuk saat ini hewannya adalah domba. Para pencuri menyembelih domba di dekat kandang dan mengambil bagian dagingnya serta meninggalkan tulangnya saja.

Kapolsek Bantarkalong Iptu Sunarto SSos mengatakan, totalnya ada sekeitar 13 ekor domba yang hilang pada waktu kejadian. Namun, yang disembelih di lokasi ada empat ekor dan sisanya dibawa para pelaku. “Domba-domba itu milik dua warga di Desa Bojongasih Kecamatan Bantarkalong. Kedua pemiliknya adalah pertama Okol Komarudin (40) yang empat ekor dombanya dicuri. Dua ekor dibawa dan dua ekor lagi disembelih dan hanya diambil dagingnya saja, sisa tulangnya ditinggal di TKP,” paparnya.

Pemilik domba lainnya yang dicuri, tambah dia, Budi (45) asal Desa Bojongasih, sebanyak 9 ekor dombanya dicuri. Sebanyak tujuh ekor dibawa pencuri dan dua ekor disembelih dan ditinggal di tempat atau TKP.

Menurut dia, awal mula kejadian pencurian diketahui oleh warga bernama Uhud dan anaknya Saipul Wahid sewaktu mencari ikan di sungai, sekitar pukul 21.00 malam. “Keduanya mendengar suara anjing dan melihat cahaya baterai sekitar 500 meter dari tempat mencari ikan,” paparnya.

Kemudian, lanjut dia, saksi pergi menghampiri ke arah baterai yang bertempat di kebon sembilan dan melihat pintu kandang domba milik Okol Komarudin terbuka. “Setelah dilihat hewan ternak yang ada di dalamnya sudah hilang dan tidak jauh dari kandang melihat dua ekor domba yang masih muda sudah mati dengan cara disembelih dan diambil dagingnya saja,” tuturnya.

Dia menambahkan, kemudian saksi bernama Uhud dan Saipul Wahid pergi untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada pemilik domba Okol Komarudin dan warga lainnya. “Pada intinya kita sudah mengecek TKP dan memeriksa keterangan saksi serta mengumpulkan barang bukti,” tambahnya.

Pemilik domba yang dicuri, Okol Komarudin (40) menuturkan bahwa domba miliknya yang dicuri ada empat ekor. Dua ekor dibawa pencuri, dan dua ekor lagi disembelih di dekat kandang.

“Iya sangat meresahkan warga, apalagi terjadi setiap jelang lebaran. Kita mohon kepolisian bisa menangkap pelaku dan menghukumnya,” tuturnya. (dik)


Komentar