Kesaksian Yazid, Teman 11 Pelajar MTs Harapan Baru Ciamis Tewas Saat Susur Sungai
16 October 2021
BAGIKAN :        
Tim gabungan mengevakuasi jenazah pelajar MTs Harapan Baru Kabupaten Ciamis. Foto: Iman SR / Radar Tasikmalaya
Radartasik.com, CIAMIS – Seorang remaja berdiri di dekat sungai. Mata sembab. Air mata belum di pipinya. Sambil terisak, ia menyaksikan tim gabungan mencari 11 pelajar MTs Harapan Baru yang tewas saat mengikuti kegiatan pramuka dan susur sungai (bersih-bersih sungai).

Remaja itu mengaku bernama Yazid Wijaya. Salah seorang pelajar MTs Harapan Baru. Pelajar berusia 14 tahun itu menceritakan musibah mengerikan yang baru saja ia saksikan.

Berita Terkait:
11 Pelajar MTs Harapan Baru Ciamis yang Tewas Saat Susur Sungai, Ini Nama dan Alamat Lengkapnya


Menurut dia, kegiatan sisir sungai di Sungai Cileueur dikuti 150 siswa putra-putri. ”Saat melintas tepat di Leuwi Ili, semuanya menyeberangi sungai. Entah kenapa teman tenggelam,” paparnya.

Alvin (30) warga setempat mengaku ketika sedang mancing ikan dirinya melihat siswa-siswi menyeberangi sungai. Tiba-tiba ada yang tenggelam. Ia ikut menolong para korban. Ada juga yang menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis.

”Jadi yang lewat banyak, jadi yang tertolong ada sekitar 10 orang tapi ada sekitar 11 yang terbawa arus dan ternyata meninggal dunia, ada juga yang kritis dua orang,” jelasnya.


Berita Terkait:

Secara terpisah Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Ciamis Memet Hikmat mengatakan pelajar yang tenggelam ada 13 orang. Dua orang kritis dan mendapatkan perawatan di RSUD Ciamis.

”Jadi total jenazah ada 11 orang yang sudah kami evakuasi dan pencarian dinyatakan selesai,” jelasnya.

Memet menyampaikan kronologis tenggelamnya pelajar tersebut masih dalam pendataan dari saksi-saksi yang ikut kegiatan susur sungai.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis Ade Waluya menjelaskan proses pencarian dihentikan karena semua jenazah korban sudah berhasil dievakuasi. (isr)


BAGIKAN :        

Komentar