Istri Pelaku Penganiayaan & Pembakaran di Pasar Wisata Pangandaran Alami Gangguan Mental
08 April 2021
Wawan Kustaman Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangadaran
PANGANDARAN – Am (35), istri Karim, pelaku pembacokan di Pasar Wisata Blok A, kini dirawat di Klinik Solusi Himatera. Diduga dia mengalami gangguan jiwa.

Pengelola Klinik Himatera Dede Adriansyah menuturkan, Am, kini menjalani perawatan dan penyembuhan. “Am ini mengalami gangguan jiwa berat, karena kadang suka tertawa sendiri, bahkan suka tiba-tiba menangis,” ujarnya Rabu (7/4/2021).

Bahkan, kata dia, Am, sering menanyakan kondisi Karim, suaminya. Kemudian minta nomor handphone Karim dan kadang bertanya kenapa bisa di Himatera. “Ada halusinasi sejak kejadian itu,” ucapnya.

Kalau sedang parah, kata dia, Am, sering mengungkapkan ingin bunuh diri. Jadi pihaknya sangat berhati. “Mudah-mudahan saja ibu Am ini bisa normal lagi,” katanya.


Kata dia, ketika sudah mulai mengobrol, perempuan tersebut sulit berhenti. “Untuk proses penyembuhannya perlu tenaga ekstra, karena ia juga menyaksikan langsung waktu kejadian (pembacokan),” tuturnya.



Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangadaran Wawan Kustaman mengatakan Am memang pernah dititipkan ke Dinsos. “Tapi karena gangguan mental dan di Pangandaran ada tempat khusus penanganannya, maka dikirim saja kesana,” terangnya.

Wawan mengatakan tidak hanya pada kasus, Am saja. Biasanya Dinsos suka bekerja sama dengan Himatera dalam menangani ODGJ rumahan. “Kadang-kadang ODGJ jalanan juga suka dikirim kesana,” ucapnya. (den)
Komentar