Inovasi Produk Strategi Ampuh Jualan Kuliner di Masa Pandemi
11 September 2021
BAGIKAN :        
Ilustrasi gerai Tentang Kita Cokelat (Istimewa)
Radartasik.com, BEKASI – Jasa layanan pesan antar semakin populer sejak pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia. Hampir setiap pelaku usaha kuliner memanfaatkan layanan ini untuk menjangkau pelanggannya
.
Perubahan perilaku masyarakat membuat pelaku usaha kuliner dituntut berinovasi dan mendiversifikasikan usahanya. Hal tersebut perlu dilakukan dengan baik agar ekosistem bisnis tetap berputar.



Dari laporan Databoks, rata-rata masyarakat memesan makanan siap antar melalui aplikasi dari smartphone secara online sebanyak 2,6 kali per minggu. Beberapa aplikasi yang cukup populer dengan layanan pesan antar makanan, antara lain Gojek, Grab, Shopee, dan Traveloka.

Salah satu usaha kuliner yang sukses memanfaatkan layanan pesan antar adalah Tentang Kita Cokelat. Brand minuman coklat milik PT Mommilk Group Indonesia yang berdiri sejak 2020 ini adalah salah satu merk yang meraup keuntungan besar sejak memanfaatkan layanan tersebut. Jumlah mitra yang tergabung sudah mencapai 2000 mitra.

Tim Marketing PT Mommilk Group Indonesia Alan Kurniawan dalam keterangan resminya mengatakan, faktor keberhasilan Tentang Kita Cokelat adalah karena mereka terus melakukan inovasi-inovasi produk sebelum menawarkan kepada pelanggan.

“Tentang Kita Cokelat memiliki 16 varian minuman. Ini membuat nilai jualnya berbeda dari kebanyakan produk minuman coklat lainnya,” klaim Alan.

Alan melanjutkan, setiap mitra yang bergabung dengan Tentang Kita Cokelat akan mendapatkan bimbingan dalam berjualan. Tak heran, banyak yang mendaftarkan diri untuk bergabung dalam mitra merek yang memiliki akun Instagram @tentangkitacokelat tersebut.

Sebagai franchisor, lanjut Alan, pihaknya memang tidak melepaskan tanggung jawab langsung kepada mitra untuk berjualan produk. Tentang Kita Cokelat terus melakukan pemantauan dan membimbing para mitra dalam meningkatkan usahanya dan mendapatkan hasil penjualan yang maksimal.

“Setiap mitra yang sudah bergabung hanya perlu mendirikan booth di lokasi yang sebelumnya sudah dipersiapkan mereka. Kami sudah menyiapkannya secara matang,” kata Alan. (jpc)


BAGIKAN :        

Komentar