Ingat Ya...Sudah Divaksin Tidak Menjamin 100 Kebal Kena Covid-19, Ada Faktor Lainnya
10 June 2021
BAGIKAN :        
Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum saat menerima penyuntikan vaksin Covid-19.
RADARTASIK.COM, BANDUNG – Adanya sejumlah kasus mereka yang telah mendapat dua kali suntikan vaksin masih juga terpapar Covid-19, telah menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.  Terutama terkait efektivitas dan adanya kekebalan tubuh penerimanya dari serangan virus Corona.

Seperti kasus terbaru yang dialami oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang terpapar Covid-19, kendati sebelumnya sudah dua kali divaksin.

Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Yori Sativa menjelaskan mereka yang telah mendapat dua dosis vaksin Covid-19 tidak serta merta menjamin 100 persen kebal terhadap virus Corona.

“Vaksin bukan satu-satunya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya di Kantor Dinkes Kota Bandung, Jalan Supratman, No. 73, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Rabu (09/06/2021).

Menurut Yori, seseorang yang telah mendapatkan vaksinasi sebelum terpapar Covid-19, akan merasakan gejala yang lebih ringan, bahkan tanpa gejala. Sementara, seseorang yang belum divaksin akan mengalami gejala berat.
Wagub Jabar UU Ruzhanul Ulum saat jalani isolasi mandiri di rumah dinasnya.


“Mungkin kalau yang belum divaksin akan bergejala berat saturasi oksigennya, yang sudah divaksin bergejala ringan. Seperti yang terjadi pada Pak Uu kan tanpa gejala,” jelasnya.

Selain Wakil Gubernur Jawa Barat, hal yang sama juga pernah terjadi kepada Istri Ridwan Kamil yaitu Atalia Praratya, serta Sekda Kota Bandung Ema Sumarna. Mereka juga pernah terpapar Covid-19 setelah mendapatkan vaksin.

Maka dari itu, Yori mengingatkan semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. (jbeks/mg8)

BAGIKAN :        

Komentar