Indonesia Terima 2,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer
18 September 2021
BAGIKAN :        
Ilustrasi vaksin Pfizer. Foto: JPNN
Radartasik.com, JAKARTA – Indonesia menerima 2,6 juta dosis vaksin Covid-19 merek Pfizer untuk Indonesia dari Amerika Serikat (AS). Vaksin tersebut termasuk dalam kesepakatan bahwa AS memberikan total 4,6 juta dosis vaksin Pfizer yang dikirim dalam beberapa gelombang.

Vaksin Pfizer yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat, 17 September 2021, ini adalah gelombang kedua. Sedangkan sisanya, akan tiba dalam waktu paling lambat satu minggu ke depan. Vaksin Pfizer itu diberikan ke Indonesia melalui skema kerja sama COVAX.

Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Y Kim mengatakan vaksin yang aman dan efektif ini akan melindungi jiwa dan membantu mencegah penyebaran varian baru yang berbahaya di Indonesia.

”Bersama Pemerintah Indonesia dan mitra organisasi-organisasi masyarakat sipil, kami bekerja cepat untuk memberikan vaksin yang aman dan efektif ini kepada sebanyak mungkin orang,” kata Kim dalam keterangannya dikutip Sabtu (18/09/2021).

”Kami bangga dapat terus bekerja sama dengan Indonesia untuk mengakhiri pandemi ini dan membangun kembali dunia yang lebih baik,” sambungnya.




Donasi ini merupakan tambahan dari delapan juta dosis vaksin Moderna yang telah disumbangkan Amerika Serikat ke Indonesia tahun ini. Di tingkat global, Amerika Serikat telah mengirimkan lebih dari 130 juta vaksin Covid-19 dan ratusan juta lainnya sedang dalam pengiriman. Amerika Serikat juga merupakan donor terbesar untuk inisiatif vaksin global, COVAX.

Selain itu, Amerika Serikat memberikan dukungan kepada Indonesia untuk dapat mendistribusikan vaksin ini secara aman dan efektif dengan mendukung rantai dingin yang kuat agar vaksin sampai di fasilitas kesehatan dengan cepat, membantu pelatihan tenaga kesehatan, dan mendorong masyarakat untuk divaksinasi.

Sejak awal pandemi, Pemerintah AS telah memberikan komitmen lebih dari USD 77 juta untuk mendukung respons covid-19 di Indonesia. Amerika Serikat bekerja sama erat dengan Indonesia untuk mempercepat deteksi dan pelacakan kasus, meningkatkan kapasitas laboratorium, surveilans penyakit, kemampuan respons cepat covid-19, serta memastikan lebih banyak orang mengetahui apa yang harus dilakukan untuk melindungi diri mereka dan orang lain.

”Sejak Maret 2020, dukungan kami telah menjangkau 165 juta orang di Indonesia. Angka ini merupakan 60 persen penduduk jumlah penduduk Indonesia. Amerika Serikat telah membantu sekitar 43.000 tenaga kesehatan garis depan dan memperkuat kemampuan lebih dari 1.300 rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia,” sebutnya.

”Dubes Kim menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk terus bermitra dengan pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam menyelamatkan jiwa, termasuk juga berupaya menuju dibukanya kembali perekonomian Indonesia secara aman,” ujar dia. (der/fin)

BAGIKAN :        

Komentar