Antisipasi Dampak Buruk Tsunami, BMKG Luncurkan Dua Aplikasi
10 October 2021
BAGIKAN :        
Pegawai Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menunjukkan aplikasi untuk menekan dampak buruk tsunami. Foto: BMKG
Radartasik.com, CILACAP – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluncurkan dua inovasi sekaligus guna mengantisipasi dampak buruk tsunami di bagian selatan Pulau Jawa. Inovasi itu adalah EWS Radio Broadcaster dan aplikasi Sirita (Sirens for Rapid Information on Tsunami Alert).

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie yang merupakan inovator dari aplikasi ini menerangkan aplikasi Sirita bisa diunduh masyarakat melalui telepon selular berbasis android. 

Namun demikian, para pengguna harus memastikan bahwa perangkat lunak di telepon selular masing-masing sudah menggunakan versi terbaru karena aplikasi hanya akan berfungsi dengan baik di perangkat yang mendukung google cloud service.

EWS Radio Broadcaster merupakan moda diseminasi berbasis suara guna mengantisipasi kerusakan jaringan komunikasi selular pascagempa.

Sistem ini memanfaatkan jaringan komunikasi berbasis radio yang banyak digunakan oleh pegiat kebencanaan dan komunitas radio berbasis masyarakat, seperti RAPI dan ORARI sebagai hub untuk menyebarkan informasi secara cepat, akurat dan ramah terhadap kelompok masyarakat rentan yang memiliki keterbatasan menelaah pesan berbasis teks.

Sedangkan, Sirita adalah aplikasi sirine tsunami berbasis android yang dibuat untuk memudahkan pemerintah daerah menyampaikan perintah evakuasi kepada masyarakat sebagai bentuk peringatan dini. (lan)

BAGIKAN :        

Komentar