Anggota DPRD Jabar Sarankan Membuat Ini di Lokasi Tewasnya 11 Pelajar
20 October 2021
BAGIKAN :        
Masyarakat Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis melaksanakan doa bersama sekitar Leuwi Ili Sungai Cileueur, Senin (18/10/2021) malam. Leuwi itu merupakan lokasi tenggelam dan tewasnya 11 pelajar MTs Harapan Baru pada akhir pekan lalu. Foto: Istimewa
Radartasik.com, CIAMIS – Anggota DPRD Jawa Barat Johan J Anwari menyatakan masyarakat dari luar Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis masih banyak yang penasaran dengan kondisi leuwi yang menelan 11 pelajar madrasah pada saat kegiatan pramuka akhir pekan lalu.

Karena itu, kata dia, masyarakat dari luar Desa Utama masih ada yang datang untuk melihat secara langsung kondisi sungai. ”Dari luar Desa Utama juga banyak yang lihat,” paparnya pada acara doa bersama Senin (18/10/2021) malam.

Menyikapi situasi ini, legislator asal Ciamis ini, mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengingatkan satu sama lain ketika banyak orang yang berdatangan untuk melihat ke lokasi kejadian.

Dia berharap pemerintah daerah segera membuat plang imbauan atau peringatan. Hal itu dimaksudkan sebagai pengingat saja bila ada yang melakukan kegiatan, baik itu berenang atau sekadar main di pinggir sungai.

”Dengan adanya tanda bahaya setidaknya orang tahu bahwa lokasi di sana itu memang sangat berbahaya karena pernah makan korban jiwa, 11 orang,” paparnya.

Kepala Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Aep Djaman mengatakan pihaknya dan masyarakat ikut bela sungkawa atas meninggalnya 11 pelajar MTs Harapan Baru.

Setelah beres penyelidikan oleh kepolisian, kades akan memasang tanda bahaya di area sungai. ”Kami selalu imbau kepada masyarakat sekitar bila ada yang melaksanakan kegiatan di sana agar diingatkan karena berbahaya,” ujarnya. (isr)

BAGIKAN :        

Komentar