Giant di MP Kota Tasik Cuci Gudang, Hak Karyawan Aman
20 February 2021 16:00 WIB
net
TASIK– Menjelang ditutupnya gerai Giant di Mayasari Plaza, Kota Tasikmalaya cuci gudang mulai dilakukan. Namun demikian, manajemen tetap berupaya menekan agar tidak ada lonjakan konsumen yang berbelanja.

Pantauan Radar, beberapa label promo potongan harga mulai dipasang di semua titik dalam gerai Giant Mayasari Plaza. Nilainya bervariasi dari mulai potongan 5 sampai 30 persen.

Store Manager Giant Ekspres Mayasari Plaza, Ruli Nasir menyebutkan tingkat kunjungan memang ada penambahan. Tetapi tidak terlalu signifikan, sehingga tidak ada ledakan konsumen yang belanja. “Masih wajar-wajar saja,” ujarnya kepada Radar, Jumat (19/2/2021).

Pihaknya melakukan beberapa antisipasi agar tidak ada lonjakan pembeli. Diantaranya yakni dengan mempersempit akses masuk ke area swalayan. “Kita tutup sebagian, supaya tidak terlalu banyak,” kata dia.

Ruli mengungkapkan bukan tidak berharap tingkat kunjungan belanja meningkat, namun dia pun sadar protokol kesehatan (prokes) harus diterapkan. Dia tidak ingin terjadi ada penularan Covid-19 di gerai tersebut. “Mau bagaimana lagi, kita harus membatasi pengunjung,” ujarnya.

Salah seorang pembeli asal Bungursari, Kota Tasikmalaya, Dini Anggraeni (34) mengaku sengaja belanja karena ada informasi diskon besar-besaran. Meski begitu, dia tetap membeli barang-barang yang memang dibutuhkan. “Paling untuk kebutuhan dapur dan keperluan sehari-hari,”  katanya.

Terpisah, Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk menjelaskan persaingan di bidang usaha tersebut cukup kentara. Ditambah situasi pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor keputusan untuk menutup gerai Giant di Mayasari.

“Beragam pembatasan telah mempengaruhi operasional toko kami serta adanya perubahan perilaku belanja dan pola permintaan produk pelanggan,” ujarnya.

Tentunya, kata dia, ini bukanlah langkah yang mudah dan penuh dengan pertimbangan. Namun pihaknya telah mengembangkan strategi transformasi bisnis untuk jangka panjang.

“Ke depan kita akan membangun bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan di masa mendatang,” kata dia.

Ditanya soal situasi pasar di Tasikmalaya, dia enggan untuk memberi penjelasan. “Kami tidak akan mengomentari toko (di wilayah, Red) tertentu,” jelasnya.

Untuk karyawan Giant Mayasari yang tentunya akan kehilangan pekerjaan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan mereka. Perusahaan tetap akan bertanggung jawab kepada para karyawan yang terkena dampak dari penutupan gerai ini.

“Kami bertindak sesuai dengan hukum dan memastikan bahwa karyawan yang terkena dampak menerima hak-hak mereka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Karyawan yang terdampak pun diberi peluang untuk bekerja di perusahaan lain yang masih di bawah naungan PT Hero Supermarket Group. Karena selain bergerak di bidang penyedia makanan, pihaknya juga mengembangkan bisnis di sektor lain.

“Kami terus mengembangkan bisnis kami yang lain, ada Toko Kesehatan dan Kecantikan Guardian dan IKEA, yang berkinerja baik,” katanya. (rga)
Komentar