11 Hari Hilang, Istri Kadus Cibeureum: Gelisah, Tak bisa Tidur, Kepikiran Terus
19 November 2021
BAGIKAN :        
Camat Banjar Asep Yani Taruna saat berbincang dengan istri Kadus Cibeureum di rumahnya, Jumat (19/11/21). (anto sugiarto/radartasik.com)
Radartasik.com, BANJAR - Sudah 11 hari lamanya, Asep Mulyadi, Kadus Cibeureum Desa Balokang Kecamatan Banjar belum diketahui keberadaannya. Pihak keluarga dan instansi terkait sudah berupaya mencari, namun hasilnya masih nihil.

Lies Herly Agustiawati (32), istri Asep Mulyadi tak bisa berbuat banyak. Pertanyaan dari anak-anaknya (keberadaan Asep Mulyadi), tetangga dan kerabatnya, membuat pikiran dan hatinya kian tertekan.  

"Kalau memang masih hidup, kenapa tidak pulang? Karena anak-anak nanyain terus. Saya juga tidak bisa tidur (nyenyak), kepikiran terus," tuturnya kepada wartawan saat ditemui di kediamannya, Jumat (19/11/21). 

Lies mengenang kali terakhir bertemu suaminya yakni saat pamit untuk menemui teman sekolahnya di Cidolog pada Senin (08/11/21). Menjelang waktu Magrib, ada kabar dari suaminya, sedakar menitipkan anak-anaknya. “Suami nelepon ke kakak, dia nitipin saya dan anak-anak agar dibawa ke Karangpucung. Setelah menelepon, nomor hape-nya sudah tidak aktif,” kisahnya. 

Andai saja suaminya masih ada dan hidup, sambung Lies, dirinya tak banyak menuntut apapun. Dia hanya butuh kepastian. "Kalau memang sudah meninggal, mana jasadnya? Kalau memang masih hidup, ada dimana? Biar tenang dan tidak banyak pikiran. Yang penting ada kabarnya," tuturnya. 

Soal motor yang ditemukan di Muara Cipadung Sungai Citanduy --kini sudah diamankan di rumah--, Lies merasa tidak kaget. Sebab di lokasi tersebut, sang suami memiliki lahan yang kini ditanami kayu.  

"Orangnya (suami) itu tertutup, tidak banyak bicara. Termasuk sama saya sendiri, istrinya! Dia punya anak 4. 3 dari saya, 1 dari istri sebelumnya (almarhumah)," imbuhnya.

Jumat (19/11/21), Camat Banjar Asep Yani Taruna juga menjenguk keluarga Asep Mulyadi. Dalam pertemuan dengan istri Asep Mulyadi, camat menyampaikan bahwa bersama BPBD, kepolisian dan warga sudah berupaya mencari suaminya. Langkah pencarian pun masih terus dilakukan, sambil mengorek informasi dari rekan-rekan kadus lainnya. 

"Mudah-mudahan kalau memang masih ada (hidup) semoga sehat. Dan bisa segera pulang, jangan membuat anak dan istrinya menunggu seperti ini, kasian," katanya. (anto sugiarto/radartasik.com) 

#beritaradar #beritaradartasikmalaya #beritatasik #kotatasik #kotatasikmalaya #tasikmalaya
BAGIKAN :        

Komentar